Bukan Sekadar Bernyanyi, Padma Melody Choir UNBAJA Bangun Kekompakan dan Percaya Diri Mahasiswa Bukan Sekadar Bernyanyi, Padma Melody Choir UNBAJA Bangun Kekompakan dan Percaya Diri Mahasiswa

Bukan Sekadar Bernyanyi, Padma Melody Choir UNBAJA Bangun Kekompakan dan Percaya Diri Mahasiswa

KOTA SERANG - Kegiatan paduan suara tidak hanya menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menyalurkan minat di bidang seni, tetapi juga menjadi tempat belajar tentang disiplin, kekompakan, dan keberanian tampil di depan banyak orang. Hal inilah yang terus dibangun melalui Padma Melody Choir Universitas Banten Jaya (UNBAJA).

Sebagai salah satu wadah pengembangan minat dan bakat mahasiswa, Padma Melody Choir menjadi ruang bagi anggotanya untuk belajar bernyanyi secara bersama, memahami harmonisasi suara, serta membangun kerja sama dalam setiap latihan maupun penampilan.

Ketua Padma Melody Choir UNBAJA, Syifa Adawiyah, mengatakan bahwa proses latihan paduan suara tidak hanya berfokus pada kemampuan vokal. Menurutnya, setiap anggota juga dituntut untuk memiliki kedisiplinan dan kemampuan menyesuaikan diri dengan anggota lainnya.

“Di paduan suara kita belajar bahwa suara yang bagus saja belum cukup. Kita harus bisa mendengarkan satu sama lain, menjaga tempo, kompak, dan sama-sama bertanggung jawab supaya hasil akhirnya terdengar harmonis,” ujar Syifa.

Menurut Syifa, kebersamaan yang terbangun selama proses latihan menjadi salah satu hal penting dalam Padma Melody Choir. Setiap anggota datang dengan karakter dan kemampuan yang berbeda, tetapi ketika tampil mereka harus mampu menyatukan suara dalam satu penampilan.

Latihan yang dilakukan secara rutin juga menjadi proses bagi mahasiswa untuk melatih kepercayaan diri. Tidak sedikit anggota yang awalnya merasa gugup ketika harus bernyanyi di depan banyak orang, tetapi secara perlahan mulai terbiasa setelah mengikuti latihan dan berbagai kegiatan.

Salah satu anggota Padma Melody Choir UNBAJA, Salsa Rahmawati, mengungkapkan bahwa bergabung dalam paduan suara memberikan pengalaman yang berbeda selama menjalani kehidupan sebagai mahasiswa.

“Awalnya mungkin ada rasa malu atau kurang percaya diri, terutama ketika harus tampil. Tapi karena sering latihan bersama dan saling mendukung, lama-lama jadi lebih berani. Di sini juga terasa seperti punya keluarga baru,” kata Salsa.

Bagi Salsa, pengalaman menjadi bagian dari Padma Melody Choir tidak hanya memberikan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan bernyanyi, tetapi juga mengajarkan bagaimana bekerja dalam sebuah tim. Setiap anggota harus memahami perannya karena kesalahan kecil dari satu bagian suara dapat memengaruhi keseluruhan penampilan.

Kegiatan paduan suara juga memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar mengelola rasa gugup, membangun komunikasi, serta tampil lebih percaya diri di depan publik. Kemampuan tersebut dinilai dapat menjadi bekal yang bermanfaat tidak hanya ketika berada di lingkungan kampus, tetapi juga saat memasuki dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat.

Kehadiran Padma Melody Choir sekaligus menunjukkan bahwa kehidupan mahasiswa tidak hanya berkaitan dengan kegiatan akademik. Ruang pengembangan minat dan bakat seperti paduan suara dapat menjadi bagian penting dalam membentuk mahasiswa yang aktif, kreatif, dan mampu bekerja sama.

Melalui setiap latihan dan penampilan, Padma Melody Choir UNBAJA terus berupaya menghadirkan harmoni bukan hanya melalui suara, tetapi juga melalui kebersamaan para anggotanya. Dari ruang latihan hingga panggung pertunjukan, mereka belajar bahwa sebuah penampilan yang baik lahir dari proses, disiplin, dan rasa saling percaya.

BAGIKAN ARTIKEL INI

WhatsApp Facebook X