FEBIS UNBAJA Dorong Kampus Melek Pasar Modal melalui Galeri Investasi untuk Dosen dan Mahasiswa

FEBIS UNBAJA Dorong Kampus Melek Pasar Modal melalui Galeri Investasi untuk Dosen dan Mahasiswa

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEBIS) Universitas Banten Jaya (UNBAJA) terus mendorong peningkatan literasi keuangan dan pemahaman investasi di lingkungan perguruan tinggi. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Dekan FEBIS UNBAJA, Dr. Lona Noviani, S.E., M.M., bersama perwakilan dosen dan mahasiswa, dalam kegiatan “Road to GI Award dan Sosialisasi Produk Derivatif di Pasar Modal Indonesia” yang diselenggarakan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Bank Indonesia Perwakilan Banten pada Kamis, 8 Oktober 2026, di Tangerang Banten.

Kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi perguruan tinggi untuk memperluas wawasan sivitas akademika mengenai perkembangan pasar modal Indonesia, pengenalan produk investasi, serta pentingnya pengelolaan keuangan secara profesional, bijak, dan beretika. Selain itu, kegiatan tersebut mendorong kampus agar berperan aktif dalam menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi keuangan, mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital, serta memahami risiko investasi secara bertanggung jawab.

Partisipasi FEBIS UNBAJA juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya investasi yang sehat di kalangan dosen dan mahasiswa. Melalui edukasi pasar modal, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami konsep investasi secara teoretis, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mengenal praktik investasi yang sesungguhnya dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, transparansi, dan orientasi jangka panjang.

Galeri Investasi BEI, Sarana Pembelajaran dan Pengembangan Kompetensi

Dekan FEBIS UNBAJA, Dr. Lona Noviani, S.E., M.M., menjelaskan bahwa Galeri Investasi (GI) Bursa Efek Indonesia memiliki peran penting dalam memperluas akses informasi dan meningkatkan literasi keuangan di lingkungan perguruan tinggi.

Menurutnya, penghargaan GI BEI merupakan bentuk apresiasi terhadap dedikasi galeri investasi di berbagai perguruan tinggi dalam melaksanakan edukasi pasar modal, meningkatkan literasi keuangan masyarakat, serta mendorong partisipasi investor di Indonesia.

“Galeri Investasi bukan sekadar fasilitas kampus, melainkan sarana pembelajaran yang dapat mempertemukan teori akademik dengan praktik investasi di dunia nyata. Melalui Galeri Investasi, dosen dan mahasiswa dapat meningkatkan pemahaman mengenai pasar modal, mengenali berbagai instrumen investasi, serta mempelajari pentingnya analisis, manajemen risiko, dan pengambilan keputusan keuangan secara bertanggung jawab,” jelasnya.

Ia berharap keberadaan dan pengembangan Galeri Investasi BEI di lingkungan UNBAJA dapat semakin memperkuat ekosistem pembelajaran ekonomi dan bisnis, sekaligus membuka ruang kolaborasi antara perguruan tinggi, regulator, pelaku industri keuangan, dan masyarakat.

Selain mendukung kegiatan pembelajaran, Galeri Investasi diharapkan menjadi pusat referensi pasar modal, sarana penelitian dan pengkajian, serta wadah pengembangan kompetensi mahasiswa yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri keuangan digital.

Mendorong Literasi Keuangan yang Inklusif dan Berkelanjutan

Galeri Investasi BEI merupakan salah satu bentuk inovasi edukasi di perguruan tinggi yang bertujuan mendekatkan masyarakat dengan dunia pasar modal. Melalui fasilitas ini, mahasiswa dan masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai pasar modal, mengikuti kegiatan sosialisasi dan edukasi investasi, mengakses publikasi serta informasi regulasi, dan memperoleh fasilitasi pembukaan rekening efek melalui perusahaan sekuritas atau Anggota Bursa mitra sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Di era digital, Galeri Investasi juga memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai laboratorium pembelajaran yang memungkinkan mahasiswa mengenal data pasar, teknologi perdagangan, tata kelola informasi, analisis investasi, dan manajemen risiko. Kompetensi tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam menghadapi transformasi industri keuangan dan meningkatnya kebutuhan terhadap sumber daya manusia yang memahami keuangan digital.

Pengembangan Galeri Investasi perlu didukung dengan fasilitas fisik dan digital yang memadai, pendampingan teknis, pelatihan pengelola, serta tata kelola dan pelaporan yang baik. Dengan dukungan tersebut, kegiatan edukasi pasar modal di kampus diharapkan dapat berlangsung secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang lebih luas.

Kolaborasi antara regulator, pelaku pasar, dan institusi pendidikan menjadi salah satu faktor penting dalam membangun ekosistem pasar modal yang inklusif. Sinergi ini diharapkan mampu memperluas pemerataan informasi, meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap investasi, serta mendorong partisipasi investor yang didasarkan pada pengetahuan dan pertimbangan yang matang.

Menjadi Nilai Tambah bagi UNBAJA dan Mahasiswa
Bagi UNBAJA, penguatan literasi pasar modal melalui Galeri Investasi juga berpotensi menjadi nilai tambah dalam pengembangan mutu pendidikan dan daya tarik institusi. Kehadiran fasilitas pembelajaran yang terhubung dengan praktik industri dapat memperkuat pengalaman akademik mahasiswa, mendukung kegiatan penelitian, serta memperluas peluang kerja sama dengan lembaga dan pelaku industri keuangan.

Mahasiswa juga diharapkan mampu memanfaatkan pengetahuan pasar modal sebagai bekal untuk merencanakan keuangan pribadi, mengembangkan pola pikir kewirausahaan, dan memahami peluang investasi jangka panjang secara lebih terukur. Meski demikian, setiap keputusan investasi tetap harus didasarkan pada pemahaman terhadap karakteristik produk, profil risiko, tujuan keuangan, dan ketentuan yang berlaku.

Melalui partisipasi dalam kegiatan Road to GI Award dan Sosialisasi Produk Derivatif di Pasar Modal Indonesia, FEBIS UNBAJA menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman. Upaya ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pemahaman dosen dan mahasiswa terhadap pasar modal, tetapi juga melahirkan generasi yang cakap secara finansial, adaptif terhadap teknologi, berintegritas, dan mampu berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

BAGIKAN ARTIKEL INI

WhatsApp Facebook X