18 September 2026
Gubernur Banten Andra Soni Doa Bersama Keluarga Korban Arupadhatu I
Oleh DM
PANDEGLANG � Gubernur Banten Andra Soni bersama Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni menghadiri doa bersama dengan keluarga delapan korban hilang kontak kapal Arupadhatu I di salah satu penginapan kawasan Carita, Kabupaten Pandeglang, Kamis (17/9/2026).
Doa bersama tersebut digelar sebagai bentuk dukungan moral Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten kepada keluarga korban. Dalam kegiatan itu, doa dipanjatkan agar diberikan petunjuk mengenai keberadaan lima jurnalis, dua anak buah kapal (ABK), dan seorang pemandu wisata yang hingga kini masih hilang di perairan Selat Sunda.
Andra Soni mengatakan kehadirannya merupakan bentuk komitmen Pemprov Banten untuk terus mendampingi keluarga korban. Meski operasi pencarian aktif oleh Tim SAR telah resmi dihentikan pada hari ke-10, pemantauan di perairan Selat Sunda akan tetap dilakukan.
�Pemantauan tetap dilakukan dan kami akan terus berkoordinasi dengan Tim SAR,� ujar Andra Soni.
Ia juga memastikan Pemprov Banten akan terus meneruskan setiap perkembangan informasi yang diperoleh dari Tim SAR maupun pihak terkait kepada keluarga korban. Langkah tersebut dilakukan agar keluarga mendapatkan informasi yang akurat dan tepat waktu.
�Sekecil apa pun informasi yang kami peroleh, akan segera kami sampaikan kepada keluarga,� katanya.
Andra Soni menegaskan bahwa penghentian operasi pencarian aktif tidak berarti harapan dan komunikasi dengan keluarga terputus. Pemprov Banten akan tetap mengawal perkembangan di lapangan serta menjaga koordinasi dengan berbagai pihak.
Doa bersama berlangsung dalam suasana haru dan penuh harapan. Pemprov Banten berharap doa yang dipanjatkan dapat memberikan kekuatan kepada keluarga korban serta membuka jalan bagi ditemukannya delapan orang yang hingga kini masih dalam pencarian.