HUT ke-26 Banten: Usung Semangat 'Maju Berdampak‘

HUT ke-26 Banten: Usung Semangat 'Maju Berdampak‘

Kota Serang - Pemerintah Provinsi Banten merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 pada Oktober 2026. Perayaan tahun ini mengusung tema besar "Banten Bergerak, Maju Berdampak" yang menjadi representasi dari komitmen seluruh jajaran pemerintah untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Peringatan hari jadi yang ke-26 ini dirancang untuk dilaksanakan secara sederhana namun tetap sarat makna dan menyentuh esensi pembangunan daerah.

Rangkaian acara peringatan dimulai dengan kegiatan yang sarat akan nilai tradisi dan spiritual. Gubernur Banten, Andra Soni, memimpin langsung rombongan pemerintah daerah untuk melaksanakan ziarah ke makam Sultan Maulana Hasanuddin di Banten Lama. Setelah melakukan ziarah, Gubernur beserta jajarannya melanjutkan agenda dengan bersilaturahmi ke kediaman tokoh agama terkemuka, KH Sadeli, guna memohon doa bagi kemajuan tanah Banten.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Banten Andra Soni secara khusus menyampaikan pesan penting terkait arah pembangunan Provinsi Banten. Ia menegaskan bahwa momentum hari jadi ini harus menjadi titik balik untuk mengoptimalkan potensi daerah demi kemaslahatan warga. "Kita harus responsif atas permasalahan yang berkembang di masyarakat dan program yang berdampak langsung ke masyarakat itu langsung segera dikerjakan," tegas Andra Soni saat memberikan pernyataannya.

Pihak pemerintah daerah menjelaskan bahwa tema "Banten Bergerak, Maju Berdampak" bukan sekadar slogan, melainkan pedoman kerja nyata. Melalui arahan langsung dari Gubernur, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diinstruksikan untuk bergerak cepat dalam membenahi berbagai sektor fundamental. Fokus utama pembangunan saat ini diarahkan pada efisiensi birokrasi dan eksekusi program lapangan yang solutif. Sejalan dengan arahan Gubernur, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Deden Apriandhi, menambahkan bahwa alokasi program kerja pemerintah kini lebih tajam. Pelayanan publik pada sektor-sektor krusial seperti pendidikan, kesehatan, dan penyediaan infrastruktur menjadi prioritas utama yang harus dirasakan langsung dampaknya oleh warga. Selain itu, pemerintah juga fokus mengoptimalkan aset daerah demi mendukung stabilitas ekonomi.
Tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, perayaan HUT ke-26 ini juga disemarakkan dengan kegiatan spiritual kemasyarakatan.

Pemerintah Provinsi Banten juga menggelar acara tablig akbar. Kegiatan ini diharapkan mampu mempererat tali silaturahmi serta menjaga persatuan antar-elemen warga di Banten.
Melalui momentum pertambahan usia ini, sinergi antara pemerintah, tokoh ulama, dan masyarakat diharapkan semakin solid. Perpanjangan program strategis dan evaluasi anggaran daerah yang telah disetujui pun ditargetkan untuk menyukseskan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Dengan semangat kebersamaan tersebut, Provinsi Banten optimis dapat melangkah maju menjadi daerah yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing tinggi.

BAGIKAN ARTIKEL INI

WhatsApp Facebook X