17 October 2026
Isyak Meirobie Siap Dilantik Jadi Rektor Pertama Institut Dargantara, Perkuat Masa Depan Pendidikan Tinggi di Belitung
Oleh AA
Babak baru pengembangan pendidikan tinggi di Kepulauan Bangka Belitung ditandai dengan agenda pelantikan Dr. Isyak Meirobie, S.Sn., M.Si., CBA., CSBSP., CBEc., CAIC., sebagai Rektor pertama Institut Darma Ganesha Nusantara (Dargantara). Prosesi pelantikan dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (17/10/2026), di Ballroom BW Suite Hotel, Tanjungpandan, Belitung, sebagai langkah strategis dalam memperkuat kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia di daerah.
Pelantikan yang diselenggarakan oleh Yayasan Darma Syailendra Global tersebut menjadi momentum penting bagi penguatan pendidikan tinggi di Pulau Belitung, sekaligus menandai babak baru kepemimpinan Institut Dargantara dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing global.
Isyak Meirobie dikenal sebagai figur yang memiliki rekam jejak lintas sektor, mulai dari pemerintahan, akademisi, komunikasi strategis hingga kepemimpinan kebangsaan. Selain mengemban tugas sebagai Asisten Penasihat Presiden Khusus Bidang Komunikasi, ia juga dipercaya menjabat Ketua Dewan Pengurus Angkatan (DPA) IKAL Lemhannas RI P2NK Angkatan 74.
Sebelumnya, Isyak pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Belitung. Pengalamannya dalam pemerintahan, dipadukan dengan kapasitas akademik dan jejaring nasional, menjadi modal strategis untuk membangun perguruan tinggi yang adaptif terhadap perubahan zaman.
Di bidang akademik, Isyak merupakan lulusan pertama Program Doktor Ilmu Manajemen Universitas Tarumanagara yang berhasil meraih predikat dengan pujian dan penghargaan Museum Rekor Indonesia (MURI) pada 2024.
Komitmen Isyak terhadap dunia pendidikan berangkat dari kepeduliannya terhadap keterbatasan akses pendidikan tinggi yang selama ini dihadapi sebagian masyarakat kepulauan.
Dalam pernyataannya saat peluncuran Institut Dargantara pada 3 Oktober 2026, Isyak menyampaikan bahwa kehadiran perguruan tinggi di daerah merupakan cita-cita yang memiliki makna personal sekaligus tanggung jawab sosial.
“Ini bukan hanya tentang sejarah, tetapi tanggung jawab moral kepada bangsa dan daerah,” ungkap Isyak.
Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi daerah. Perguruan tinggi, menurut pandangannya, harus mampu membuka kesempatan pendidikan yang lebih luas dengan tetap menghadirkan kualitas pembelajaran yang kompetitif.
Institut Dargantara sendiri telah diluncurkan pada 3 Oktober 2026 di Belitung Timur sebagai bagian dari transformasi dan pengembangan Politeknik Darma Ganesha. Saat ini, institut tersebut membuka empat program studi jenjang sarjana (S1), dengan rencana pengembangan pendidikan hingga jenjang magister.
Ke depan, kepemimpinan Isyak diharapkan mampu memperkuat kualitas akademik, memperluas kolaborasi dengan dunia industri dan lembaga nasional, serta mengembangkan pendidikan berbasis inovasi, teknologi, dan kewirausahaan.
Kapasitasnya sebagai Ketua DPA IKAL Lemhannas RI P2NK Angkatan 74 juga diharapkan memperkuat integrasi nilai-nilai kebangsaan, integritas, dan kepemimpinan berkarakter dalam pengembangan institusi pendidikan.
Di tengah kiprahnya dalam dunia pendidikan dan kepemimpinan nasional, Dr. Isyak Meirobie saat ini juga dipercaya mengemban amanah sebagai Asisten Penasihat Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Komunikasi. Peran strategis tersebut melengkapi rekam jejak pengabdiannya di bidang pemerintahan dan komunikasi, sekaligus menjadi bagian dari pengalaman kepemimpinan yang dibawanya dalam mengembangkan Institut Dargantara sebagai institusi pendidikan tinggi yang unggul dan berdaya saing.
Dengan kepemimpinan baru tersebut, Institut Dargantara diharapkan tidak sekadar menjadi alternatif pendidikan tinggi bagi masyarakat Belitung, tetapi juga tumbuh sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, dan kepemimpinan yang memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan kemajuan Indonesia.