22 September 2026
Pengusaha Muda Industri Keuangan Ikuti PPNK Lemhannas RI Angkatan 75
Oleh AA
Jakarta - Muhammad Audy Sarwandani, pengusaha muda yang berkiprah di industri keuangan, mengikuti kegiatan Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan (PPNK) Lemhannas RI Angkatan 75.
Bagi Audy, keikutsertaan dalam program tersebut bukan sekadar kesempatan untuk menambah wawasan, tetapi juga menjadi bagian dari proses untuk melihat dunia usaha dari sudut pandang yang lebih luas.
Selama ini, aktivitasnya banyak berkaitan dengan dunia bisnis dan industri keuangan, khususnya dalam membantu masyarakat memahami pentingnya perlindungan serta pengelolaan risiko keuangan. Dari pengalaman tersebut, ia melihat bahwa perkembangan sektor keuangan memiliki hubungan yang cukup erat dengan kondisi ekonomi dan ketahanan masyarakat.
Menurutnya, generasi muda yang terjun ke dunia usaha perlu memiliki pemahaman yang lebih luas mengenai kondisi Indonesia, tidak hanya berfokus pada pertumbuhan bisnis dan pencapaian secara pribadi.
"Saya ingin terus berkembang sebagai pengusaha, tapi menurut saya penting juga untuk memahami Indonesia dari perspektif yang lebih luas. Dunia usaha dan kondisi ekonomi masyarakat saling berkaitan. Karena itu, saya melihat PPNK ini sebagai kesempatan untuk belajar dan bertukar pandangan dengan peserta dari berbagai latar belakang."
Melalui kegiatan PPNK Lemhannas RI, Audy berharap dapat memperoleh perspektif baru mengenai kepemimpinan, ekonomi, kebangsaan, serta berbagai tantangan yang akan dihadapi Indonesia ke depan.
Ia juga melihat bahwa sektor keuangan mempunyai peran dalam membangun masyarakat yang lebih siap menghadapi risiko ekonomi. Menurutnya, peningkatan literasi keuangan dan kesadaran terhadap manajemen risiko menjadi salah satu hal yang penting, terutama bagi generasi muda yang mulai membangun karier maupun usaha.
Keikutsertaan dalam PPNK Angkatan 75 menjadi salah satu bagian dari perjalanan Audy untuk mengembangkan kapasitas dirinya, memperluas relasi, sekaligus memahami bagaimana dunia usaha dapat mengambil peran yang lebih besar dalam perkembangan Indonesia.
Ke depan, ia berharap pengalaman tersebut dapat diterapkan dalam aktivitas bisnisnya dan menjadi bekal untuk membangun usaha yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.