Toko Buku Asal Banten "Jawara Buku" Punya Misi Sosial: Belanja Sambil Berdonasi

Toko Buku Asal Banten "Jawara Buku" Punya Misi Sosial: Belanja Sambil Berdonasi

Serang - Gerakan literasi di Provinsi Banten kembali mendapat angin segar melalui kiprah Jawara Buku, sebuah toko buku independen yang berkomitmen meningkatkan minat baca masyarakat setempat.

Berdiri sejak tahun 2014 di Kota Cilegon, Jawara Buku kini resmi memindahkan markas utamanya ke Kabupaten Serang. Langkah strategis ini diambil demi memperluas jangkauan dan mempermudah akses warga Banten terhadap bahan bacaan yang berkualitas, original, namun tetap ramah di kantong. Jawara Buku bukan sekadar tempat transaksi jual-beli biasa. Toko buku ini mengusung konsep unik yang menggabungkan bisnis dengan misi sosial melalui tagline utamanya: #Belanja Buku Sambil Donasi " Membaca untuk Peduli". Melalui program ini, setiap konsumen yang melakukan pembelian atau transaksi di Jawara Buku secara otomatis ikut berkontribusi sebagai donatur untuk penyediaan bahan bacaan bagi masyarakat yang membutuhkan. Koleksi yang ditawarkan pun terbilang lengkap dan variatif.

Pemilik Jawara Buku, Mahfudoh saat dihubungi Beranda Raya menjelaskan, Jawara Buku menyediakan berbagai genre buku fiksi dan non-fiksi, mulai dari karya sastra, pengembangan diri, hingga buku-buku akademik. Tidak hanya itu, toko ini juga menjadi surga bagi para pencinta literasi karena menyediakan buku-buku dari penerbit indie yang jarang ditemukan di toko ritel besar, serta koleksi eksklusif berupa buku-buku yang dibubuhi tanda tangan langsung oleh para penulisnya. "Komitmen sosial Jawara Buku diwujudkan secara nyata melalui program donasi berkala yang disalurkan setiap enam bulan sekali. Paket donasi yang dikumpulkan dari sebagian keuntungan penjualan tersebut berupa Al-Qur'an, Iqro, serta buku-buku bacaan edukatif untuk anak-anak." Ujar Mahfudoh.

Seluruh bantuan ini didistribusikan secara tepat sasaran ke berbagai Taman Pendidikan Qur'an (TPQ), taman baca masyarakat (TBM), serta komunitas-komunitas baca di pelosok Banten yang keterbatasan akses ruang baca.

Mahfudoh berharap kehadiran Jawara Buku di ibu kota provinsi dapat menjadi katalisator bagi tumbuhnya budaya membaca di Tanah Jawara. Dengan menyediakan akses mudah terhadap buku-buku original dan berkualitas dengan harga terjangkau, masyarakat diharapkan tidak lagi kesulitan dalam mencari asupan ilmu. Di sisi lain, program donasi ini juga diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif bagi setiap pembeli bahwa satu buku yang mereka miliki bisa membuka jendela dunia bagi anak-anak lain yang membutuhkan.Melalui semangat "Cinta Literasi untuk Banten," Jawara Buku terus melangkah maju, membuktikan bahwa bisnis dan kepedulian sosial dapat berjalan beriringan demi mencerdaskan kehidupan bangsa.

BAGIKAN ARTIKEL INI

WhatsApp Facebook X